MTs Terpadu Ar Roihan Gelar Penerimaan Rapor Semester Ganjil: Wujud Sinergi Madrasah dan Orang Tua
MTs Terpadu Ar Roihan Lawang
sukses menggelar kegiatan Penerimaan Rapor Semester Ganjil Tahun Pelajaran
2025/2026 pada Sabtu (20/12). Kegiatan ini berlangsung meriah di halaman Gedung
2 MTs Terpadu Ar Roihan Lawang dan dihadiri oleh seluruh wali murid kelas VII,
VIII, dan IX.
Acara yang berlangsung sejak
pukul 08.00 hingga 11.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh Direktur YLPI Ar
Roihan, Dr. Lailil Qomariyah, M.Pd., serta perwakilan pengurus Komite Madrasah,
Ibu Aning Nurul Kusuma. Kehadiran para orang tua dan pemangku kepentingan
menambah kekhidmatan sekaligus kekeluargaan dalam kegiatan tersebut.
Mengusung tema “Sinergi
Madrasah dan Orang Tua: Karakter Tertata, Potensi Menggema”, kegiatan
penerimaan rapor ini tidak hanya menjadi agenda pembagian hasil belajar siswa,
tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban madrasah kepada orang tua selama
satu semester dalam mendidik dan membina putra-putri mereka. Laporan yang
disampaikan tidak terbatas pada capaian akademik, tetapi juga mencakup
perkembangan sikap, karakter, serta bakat dan minat siswa yang telah dicapai.
Suasana acara semakin
semarak dengan penampilan berbagai kreativitas siswa dari beragam kegiatan
ekstrakurikuler. Mulai dari paduan suara, qira’ah, pencak silat, tari,
angklung, hingga drum band
ditampilkan dengan penuh percaya diri. Penampilan tersebut berhasil memukau
para orang tua yang menyaksikan langsung potensi dan bakat anak-anak mereka.
Dalam sambutannya, Kepala
MTs Terpadu Ar Roihan Lawang, Redite Kurniawan, M.Pd., menyampaikan bahwa
penerimaan rapor merupakan momen penting bagi orang tua untuk mengetahui
perkembangan hasil belajar siswa selama satu semester. Namun demikian, ia
menegaskan bahwa yang lebih utama adalah proses pendidikan yang dijalani siswa
di madrasah.
“Di MTs Terpadu Ar Roihan,
kami tidak hanya menilai aspek kognitif, tetapi juga aspek afektif. Akhlak dan
karakter siswa kami upayakan tumbuh dan berkembang dengan lebih baik selama
mereka menempuh pendidikan di sini,” ujarnya.
Beliau juga menekankan bahwa
pembentukan karakter bukanlah proses yang mudah, terutama karena latar belakang
dan lingkungan siswa yang beragam. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang
kuat antara madrasah dan orang tua agar nilai-nilai yang ditanamkan selaras.
“Untuk membentuk karakter
anak diperlukan kerja sama yang sejalan antara madrasah dan orang tua, agar
pendidikan yang diterima anak-anak menjadi lebih utuh dan berkesinambungan,”
imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Kepala
Madrasah kembali mengajak seluruh orang tua untuk terus memperkuat sinergi
dengan madrasah sebagaimana tema kegiatan, seraya berharap potensi siswa dapat
terus berkembang dan terfasilitasi dengan baik.
Senada dengan hal tersebut,
Direktur YLPI Ar Roihan, Dr. Lailil Qomariyah, M.Pd., dalam sambutannya
menyampaikan, “Tanggung jawab mendidik anak bukan hanya berada di pundak
madrasah dan guru, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama orang tua.”
“Semoga anak-anak kita
tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah, berkembang dengan doa dan
harapan baik dari orang tua serta guru, menjadi pribadi yang menyejukkan hati,
dan membanggakan orang tua.” pungkasnya.(lat)

Comments
Post a Comment