Kunjungan Edukatif Siswa Kelas 7 MTs Terpadu Ar Roihan Lawang ke PT. Eka Timur Raya (ETIRA) Purwodadi, Pasuruan


Rabu (12/11) menjadi hari belajar yang berbeda bagi siswa kelas 7 MTs Terpadu Ar Roihan Lawang. Sebanyak 78 siswa bersama 9 guru pendamping berkesempatan mengunjungi PT. Eka Timur Raya (ETIRA), perusahaan pengolahan jamur yang berlokasi di Purwodadi, Pasuruan. Melalui kegiatan ini, madrasah mengajak peserta didik merasakan langsung pengalaman belajar di luar kelas sebagai penerapan pembelajaran langsung berbasis pengalaman
(experiential learning).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada siswa belajar langsung dari sumber belajar di dunia nyata, menciptakan kondisi dan suasana belajar yang berbeda, serta memperkenalkan proses budidaya dan pengolahan jamur Champignon, mulai dari pembibitan hingga pengemasan dan distribusi.

Lebih dari sekadar rekreasi edukatif, kegiatan ini juga selaras dengan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” yang saat ini sedang berlangsung di MTs Terpadu Ar Roihan Lawang. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami praktik nyata pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan, efisien, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Setibanya di lokasi, para siswa disambut hangat oleh tim dari PT. Eka Timur Raya (ETIRA) dan diajak mengenal lebih dekat profil perusahaan yang dikenal sebagai salah satu penghasil Jamur Champignon terkemuka di Indonesia. Siswa juga menyaksikan secara langsung bagaimana proses pembibitan jamur dilakukan, mulai dari pembuatan media tanam, penanaman di lereng Gunung Bromo Desa Ngadirejo, hingga pengawasan lingkungan tumbuh jamur yang sangat memperhatikan faktor suhu dan kelembapan.

Tidak hanya itu, para siswa juga diajak mengamati tahapan pengemasan jamur, mulai dari pemanenan, pencucian, pengukusan, sortasi, pengalengan, sterilisasi, penyimpanan, hingga proses distribusi dan ekspor. Sesi ini membuka wawasan siswa tentang pentingnya standar kebersihan, ketelitian, dan manajemen mutu dalam industri pangan modern.

“Kami ingin agar siswa tidak hanya memahami teori dari buku, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana ilmu pengetahuan diterapkan dalam kehidupan nyata. Kunjungan ini memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna,” ujar Kepala MTs Terpadu Ar Roihan Lawang, Redite Kurniawan, M.Pd.

“Kunjungan ke PT. ETIRA memberi pengalaman baru bagi siswa untuk melihat bahwa jamur bukan sekadar bahan pangan, melainkan contoh nyata bagaimana sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Mereka belajar bahwa dengan teknik budidaya yang tepat, jamur dapat menjadi produk unggulan yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi tinggi. Dari sini, siswa memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam.” imbuhnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi bersama guru pendamping. Dalam suasana santai, para siswa berbagi pengalaman, kesan, dan wawasan baru yang mereka peroleh. Bagi mereka, kunjungan ini bukan hanya tentang mengenal jamur, tetapi juga tentang belajar menghargai proses, alam, dan kerja keras di balik setiap produk yang mereka konsumsi.(lat)

Comments

Popular posts from this blog

PERLUAS WAWASAN SEKOLAH LANJUTAN: MTS TERPADU AR ROIHAN LAKUKAN KUNJUNGAN KE MA UNGGULAN TECHNO SCIENTIST MALANG

PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU MTS TERPADU AR-ROIHAN LAWANG TAHUN AJARAN 2021/2022

LOMBA MENULIS CERPEN DAN MENDONGENG BULAN BAHASA DAN SASTRA TINGKAT SD/MI SE-MALANG RAYA