Kunjungan Edukatif Siswa Kelas 7 MTs Terpadu Ar Roihan Lawang ke PT. Eka Timur Raya (ETIRA) Purwodadi, Pasuruan
Kegiatan
ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada siswa belajar langsung dari
sumber belajar di dunia nyata, menciptakan kondisi dan suasana belajar yang
berbeda, serta memperkenalkan proses budidaya dan pengolahan jamur Champignon,
mulai dari pembibitan hingga pengemasan dan distribusi.
Lebih
dari sekadar rekreasi edukatif, kegiatan ini juga selaras dengan pelaksanaan
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Gaya Hidup
Berkelanjutan” yang saat ini sedang berlangsung di MTs Terpadu Ar Roihan
Lawang. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami praktik nyata
pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan, efisien, dan berorientasi
pada keberlanjutan.
Setibanya
di lokasi, para siswa disambut hangat oleh tim dari PT. Eka Timur Raya (ETIRA)
dan diajak mengenal lebih dekat profil perusahaan yang dikenal sebagai salah
satu penghasil Jamur Champignon terkemuka di Indonesia. Siswa juga menyaksikan
secara langsung bagaimana proses pembibitan jamur dilakukan, mulai dari
pembuatan media tanam, penanaman di lereng Gunung Bromo Desa Ngadirejo, hingga
pengawasan lingkungan tumbuh jamur yang sangat memperhatikan faktor suhu dan
kelembapan.
Tidak
hanya itu, para siswa juga diajak mengamati tahapan pengemasan jamur, mulai
dari pemanenan, pencucian, pengukusan, sortasi, pengalengan, sterilisasi,
penyimpanan, hingga proses distribusi dan ekspor. Sesi ini membuka wawasan
siswa tentang pentingnya standar kebersihan, ketelitian, dan manajemen mutu
dalam industri pangan modern.
“Kami
ingin agar siswa tidak hanya memahami teori dari buku, tetapi juga melihat
secara langsung bagaimana ilmu pengetahuan diterapkan dalam kehidupan nyata.
Kunjungan ini memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna,”
ujar Kepala MTs Terpadu Ar Roihan Lawang, Redite Kurniawan, M.Pd.
“Kunjungan
ke PT. ETIRA memberi pengalaman baru bagi siswa untuk melihat bahwa jamur bukan
sekadar bahan pangan, melainkan contoh nyata bagaimana sumber daya alam dapat
dimanfaatkan secara berkelanjutan. Mereka belajar bahwa dengan teknik budidaya
yang tepat, jamur dapat menjadi produk unggulan yang ramah lingkungan sekaligus
bernilai ekonomi tinggi. Dari sini, siswa memahami pentingnya menjaga
keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam.” imbuhnya.

Comments
Post a Comment