Tingkatkan Kompetensi Anggota PMR: MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Kolaborasi dengan RS Soepraon
MTs Terpadu Ar Roihan Lawang menggelar kegiatan “Peningkatan Kompetensi Anggota Palang Merah Remaja (PMR) dalam Merawat Luka Terbuka” pada Sabtu (27/09) di aula madrasah). Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Institusi Teknologi Sains dan Kesehatan Rumah Sakit Soepraon Malang.
Sebanyak 45 siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler
PMR berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan antusias. Kegiatan dibuka dengan
sambutan dari pembina PMR, Lu’lu’il Mahfudloh, S.Psi. Ia menekankan spentingnya
penguasaan kemampuan dasar kepalangmerahan. "Kegiatan ini sangat krusial
agar anggota PMR memperoleh pengetahuan dasar mengenai perawatan luka terbuka. Dengan
cara itu, mereka dapat lebih sigap memberikan pertolongan pertama kepada teman
atau anggota keluarga yang memerlukan,” ungkapnya.
Materi pokok disampaikan oleh Riki Ristianto, S.Kep.,
Ners., M.Kep., dosen Politeknik Kesehatan RS Soepraon Malang. Beliau
memberikan penjelasan secara rinci tentang tahap-tahap perawatan luka terbuka. Peserta
tidak hanya mendapatkan teori, tetapi berlatih secara langsung, sehingga
pemahaman mereka lebih mendalam dan bisa diterapkan.
Kegiatan praktik berlangsung interaktif. Para siswa
terlihat antusias mencoba teknik yang diajarkan, mulai dari merawat luka,
menutup dengan perban, hingga cara menjaga kebersihan untuk mencegah terjadi
infeksi.
Di penghujung acara, Lu’lu’il Mahfudloh kembali
menyampaikan harapannya. “Semoga setelah pelatihan ini, anggota PMR semakin percaya diri,
terampil, dan berjiwa peduli. Inilah bekal yang kelak bermanfaat, tidak hanya
di sekolah, tetapi juga di masyarakat,” ujarnya.

Comments
Post a Comment